Maumere, NTT – Tim Trauma Healing Korem 162/Wira Bhakti melaksanakan kegiatan pendampingan dan pemulihan psikologis bagi masyarakat terdampak bencana alam di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (28/8/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan di wilayah jajaran Kodim 1603/Sikka dan Kodim 1602/Ende tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran TNI AD di tengah masyarakat, khususnya bagi anak-anak, ibu-ibu, serta masyarakat yang masih berada di lokasi pengungsian akibat bencana.
Di wilayah Kodim 1603/Sikka, Tim 1 Trauma Healing yang dipimpin Kapten Ckm Suwandi, bersama Serka Joni Vensensius dan Sertu Imam Mahdin, melaksanakan berbagai kegiatan bersama masyarakat di lokasi pengungsian. Sementara itu, di wilayah Kodim 1602/Ende, Tim 2 Trauma Healing yang terdiri dari Serka Sabarudin, Serka Muliadi Aziz, Sertu Safarius Kadja, dan Pratu Angga, melaksanakan pendampingan kepada anak-anak dan masyarakat terdampak.
Berbagai kegiatan dilakukan untuk menciptakan suasana yang lebih ceria dan membantu mengurangi rasa trauma yang dialami para korban. Kegiatan diawali dengan senam bersama anak-anak dan ibu-ibu, dilanjutkan dengan bernyanyi bersama serta memberikan hiburan kepada anak-anak di lokasi pengungsian.
Selain memberikan pendampingan psikologis, personel TNI juga turut membantu Dinas Sosial dalam menyalurkan dan memberikan makanan kepada masyarakat yang mengungsi. Kepada para ibu, tim juga memberikan motivasi dan penguatan agar tetap tabah serta mampu menghadapi kondisi pascabencana dengan penuh semangat.
Keceriaan semakin terasa ketika anak-anak diajak bermain bola kaki bersama. Kegiatan olahraga dan permainan tersebut menjadi sarana untuk mengajak anak-anak kembali beraktivitas, berinteraksi, dan melupakan sejenak kondisi sulit yang mereka alami.
Di sela kegiatan, mantan Wakil Presiden RI, Bapak Jusuf Kalla, turut mengunjungi kamp pengungsian dan memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana. Kehadiran tersebut menjadi bentuk perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana alam.
Setelah pelaksanaan ibadah Salat Jumat dan ISHOMA, kegiatan Trauma Healing kembali dilanjutkan di Asrama SMAK Frateran Ndao, wilayah Kodim 1602/Ende. Tim memberikan motivasi serta penyuluhan kesehatan kepada para siswa, sekaligus mengajak anak-anak bernyanyi dan bermain bersama dalam suasana penuh keakraban.
Danrem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief, S.Sos., menyampaikan bahwa kegiatan Trauma Healing merupakan bagian dari komitmen Korem 162/Wira Bhakti untuk selalu hadir dan membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan akibat bencana.
“Kehadiran prajurit di tengah masyarakat bukan hanya untuk membantu secara fisik, tetapi juga memberikan rasa aman, semangat dan harapan. Anak-anak dan masyarakat yang terdampak bencana membutuhkan perhatian serta dukungan agar mereka dapat bangkit dan kembali menjalani kehidupan dengan penuh optimisme,” ujar Danrem 162/Wira Bhakti.
Beliau menegaskan bahwa prajurit TNI harus senantiasa menjadi bagian dari solusi dan hadir bersama masyarakat dalam setiap kondisi, terlebih ketika masyarakat sedang menghadapi musibah.
“Kami ingin anak-anak tetap tersenyum, tetap bersemangat dan tidak merasa sendiri. Melalui kegiatan sederhana seperti bermain, bernyanyi, berolahraga dan memberikan motivasi, kami berharap dapat membantu memulihkan semangat mereka. TNI akan terus hadir dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” tegas Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief, S.Sos.
Kegiatan Trauma Healing tersebut berlangsung dengan penuh keakraban dan mendapat respons positif dari masyarakat. Kehadiran para prajurit Korem 162/Wira Bhakti diharapkan tidak hanya membantu meringankan beban masyarakat terdampak bencana, tetapi juga menjadi sumber semangat untuk bangkit, pulih dan kembali menatap masa depan dengan penuh harapan.
Penrem162.


