Mataram — NTB Korem 162/Wira Bhakti melaksanakan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, bertempat di Lapangan Gatot Subroto Makorem 162/Wira Bhakti, Jl. Dr. Soedjono No. 162, Lingkar Selatan, Kelurahan Pagutan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Senin (17/8/2026).
Upacara tersebut berlangsung khidmat dan tertib. Bertindak selaku Inspektur Upacara, Danrem 162/Wira Bhakti, Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief, S.Sos., dengan diikuti para pejabat Korem 162/WB, Dandim 1606/Mataram, para Perwira, Bintara dan Tamtama, personel satuan jajaran, serta gabungan ASN Kodim 1606/Mataram dan Korem 162/Wira Bhakti.
Dalam amanatnya, Danrem 162/Wira Bhakti menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 dengan tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”
“Mari kita wujudkan tema tersebut melalui pelaksanaan tugas yang profesional, disiplin, dan nyata. Delapan puluh satu tahun lalu, para pendiri bangsa merebut kemerdekaan dengan pengorbanan darah, keringat, dan air mata. Tugas kita hari ini adalah menjaga kemerdekaan itu dengan memastikan kedaulatan, keamanan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia tetap terjaga,” tegas Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief.
Danrem menekankan bahwa TNI memiliki peran strategis dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. Di tengah dinamika lingkungan strategis global yang semakin kompleks, TNI dituntut mampu menghadapi berbagai bentuk ancaman, termasuk kontestasi geopolitik, konflik kawasan, perang siber, perang informasi, serta perkembangan teknologi kecerdasan buatan.
Dalam mewujudkan Indonesia Berdaulat, prajurit TNI harus senantiasa menjaga setiap jengkal wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mampu mendeteksi serta mencegah berbagai potensi ancaman.
Sementara dalam mewujudkan Indonesia Adil, TNI harus hadir memberikan rasa aman kepada masyarakat, menegakkan aturan di wilayah tugas serta berperan dalam mencegah berbagai bentuk pelanggaran yang merugikan dan merampas hak masyarakat.
Sedangkan untuk mewujudkan Indonesia Makmur, TNI harus melaksanakan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) secara efektif, mendukung program strategis nasional, memperkuat ketahanan pangan dan energi, serta berperan aktif dalam penanganan bencana.
“Dengan terciptanya situasi yang aman dan kondusif, roda perekonomian nasional dapat bergerak maju menuju Indonesia Makmur,” ujar Danrem.
Lebih lanjut, Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief mengingatkan bahwa kekuatan TNI tidak hanya ditentukan oleh modernisasi Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam), tetapi juga oleh kehormatan, integritas, dan disiplin setiap prajurit.
Seluruh prajurit dan ASN TNI diminta untuk menjauhi berbagai bentuk pelanggaran hukum dan disiplin, seperti judi online, narkoba, desersi, penyalahgunaan wewenang, serta tindakan indisipliner lainnya.
“Jangan biarkan kesalahan individu merusak nama baik satuan dan institusi TNI. Jiwa korsa harus memperkuat kekompakan, bukan melindungi pelanggaran. Tegakkan aturan secara adil, saling mengingatkan, dan berani mencegah kesalahan sejak awal,” tegasnya.
Danrem juga mengajak seluruh personel untuk terus memperkuat sinergi Tri Matra TNI, soliditas bersama Polri dan seluruh komponen bangsa, serta menjaga kepercayaan masyarakat sebagai kehormatan yang harus dipertahankan.
Menghadapi tugas yang semakin kompleks menuju Indonesia Emas, seluruh prajurit dan ASN TNI diminta untuk terus mengimplementasikan TNI PRIMA, yaitu Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif.
Pada kesempatan tersebut, Danrem menyampaikan beberapa penekanan kepada seluruh personel, di antaranya meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI, memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, meningkatkan kesiapsiagaan operasional, serta bijak dan waspada dalam menggunakan media sosial.
“Jaga kepercayaan rakyat melalui sikap, ucapan, dan tindakan. Pastikan satuan selalu siap bergerak dalam menghadapi setiap ancaman, gangguan keamanan, maupun bencana alam. Jangan mudah terprovokasi oleh hoaks, propaganda, maupun informasi yang dapat memecah belah persatuan bangsa,” pesan Danrem.
Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Makorem 162/Wira Bhakti menjadi momentum untuk memperkuat semangat nasionalisme, meningkatkan disiplin dan profesionalisme prajurit serta ASN, sekaligus meneguhkan komitmen dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kegiatan berlangsung dengan Khidmat, tertib, aman, dan lancar hingga selesai.
Penrem162.


