Lombok Tengah – Proses percepatan rehab rekon rumah tahan gempa (RTG) di tengah pandemi Covid-19 masih terus berjalan hingga saat ini. Pendampingan rehab rekon oleh para Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodim 1620/Loteng mulai pendataan, menjadi fasilitator hingga pengawasan pelaksanaan pembangunan RTG terus berjalan.
Demikian dikatakan Komandan Kodim 1620/Loteng Letkol Czi Prastiwanto, S.E. M.I.Pol, saat melaksanakan kunjungan serta pengecekan pembangunan RTG yang dilaksanakan oleh Satgas Zeni di Desa Aik Dareq Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah, Rabu (3/6/2020).
Dijelaskannya, puluhan ribu rumah yang rusak baik ringan, sedang dan berat sudah terbangun dan langsung ditempati pemiliknya dan ada sebagian yang masih dalam proses pengerjaan, sedangkan yang masih dalam proses saat ini Insaallah akan diselesaikan dalam waktu dekat.
Pras sapaan akrabnya Dandim Loteng juga mengakui ditengah pendemi Covid-19, progress percepatan rehab rekon sedikit terganggu, akan tetapi terus diupayakan untuk pengerjaannya agar selesai tepat waktu sehingga masyarakat bisa hidup lebih tenang dan nyaman di rumahnya sendiri.
“Saat ini dalam situasi pandemipun anggota Satgas Zipur tetap bekerja melaksanakan progres pembangunan rumah RTG dengan tidak melupakan keamanan serta jaga jarak dan selalu menerapkan protokòl kesehatan Copid-19,” terangnya.
Selain itu, Pras juga menyampaikan, bahwa dari 16.693 unit rumah rusak sedang yang saat ini masih dalam pengerjaan di Desa Aik dareq tersisa hanya 45 unit rumah dan pengerjaannya terus dilakukan. “Semoga dalam 1 bulan kedepan ini semuanya sudah rampung,” tutupnya.