Bima, NTB – Dalam langkah strategis mendukung ketahanan pangan nasional, Babinsa Desa Naru Barat, Koramil 1608-03/Sape Serda Abdul Hafid, terjun langsung mendampingi petani di Watasan Mangge Karombo, Desa Naru Barat, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima. Kegiatan ini fokus pada penanaman padi serta pemberdayaan petani melalui transfer pengetahuan teknik pertanian modern, pada Rabu (8/1/25)

Pendampingan Babinsa tidak hanya soal tenaga, tetapi juga strategi. Serda Abdul Hafid memastikan petani mendapatkan panduan bercocok tanam yang efisien, ramah lingkungan dan berorientasi pada keberlanjutan. “Kami tidak ingin hanya membantu hari ini, tetapi memastikan petani memiliki kemampuan untuk mengelola lahannya lebih baik di masa depan,” ujar Abdul Hafid.

Dandim 1608/Bima, Letkol Inf Andi Lulianto, S.Kom., M.M menegaskan pentingnya peran TNI dalam mendukung masyarakat, khususnya di sektor pertanian. “Pendampingan ini adalah bentuk nyata sinergi TNI dengan rakyat. Kami ingin memastikan bahwa kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi melalui kerja sama yang erat antara Babinsa dan petani,” katanya.

Senada dengan itu, Danrem 162/Wira Bhakti, Brigjen TNI Agus Bhakti, S.I.P., M.I.P., M.Han memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif ini. “Ketahanan pangan adalah pondasi kedaulatan bangsa. Pendampingan seperti ini menunjukkan bahwa TNI selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam situasi darurat tetapi juga dalam pembangunan,” tegasnya.

Upaya seperti ini menjadi cerminan nyata komitmen TNI dalam memberdayakan masyarakat. Dengan teknik pertanian modern dan pendampingan berkelanjutan, produktivitas pangan di Desa Naru Barat diharapkan meningkat signifikan.

Melalui kerja sama ini, TNI membuktikan bahwa mereka adalah mitra sejati rakyat dalam menghadapi tantangan dan membangun masa depan yang lebih baik. Ketahanan pangan bukan sekadar target, melainkan wujud nyata dari kedaulatan yang kokoh. (Penrem162)