Lombok Tengah – Semangat kebersamaan dan gotong royong kembali membara di tengah masyarakat Lombok Tengah. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-124 Tahun 2025 yang tengah berjalan di wilayah Kodim 1620/Lombok Tengah terbukti ampuh dalam menumbuhkan kembali budaya luhur ini di berbagai lapisan masyarakat.

Pemandangan Solidaritas yang membanggakan terlihat jelas di Desa Selebung, Kecamatan Batukliang. Masyarakat setempat dengan antusias dan penuh kekompakan bahu-membahu bersama anggota Satgas TMMD melakukan pengerjaan servis atau pentalutan serta penimbunan jalan usaha tani yang baru saja dibuka.

Dalam kesempatan yang berbeda, Komandan Korem 162/Wira Bhakti, Brigjen TNI Moch, Syasul Arief, S. Sos., mengungkapkan bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik semata, melainkan sebuah momentum emas untuk mempererat tali persaudaraan, menumbuhkan kembali semangat kebersamaan dan menghidupkan nilai-nilai luhur bangsa kita, yaitu gotong royong.

Di Bumi Sasak yang kita cintai ini, tradisi ‘beleq’ atau bekerja bersama telah menjadi urat nadi kehidupan sosial. Melalui TMMD ini, kita tidak hanya membangun infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga membangun kembali kesadaran kolektif bahwa dengan bahu-membahu, pekerjaan seberat apapun akan terasa ringan dan tujuan mulia akan lebih mudah tercapai.

Saya melihat antusiasme yang luar biasa dari prajurit TNI dan masyarakat dalam setiap kegiatan TMMD. Mereka bekerja tanpa kenal lelah, berbagi ide dan tenaga, demi kemajuan desa dan kesejahteraan bersama. Inilah potret sinergi yang indah, sebuah kolaborasi yang menjadi fondasi kekuatan bangsa Indonesia. Tutur Brigjen Sjasul

Lebih lanjut, Serka Lalu Irman menjelaskan bahwa budaya gotong royong ini bukan hanya mempercepat pembangunan fisik, tetapi juga mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Dengan gotong royong, berbagai permasalahan dapat diatasi dengan lebih mudah, apalagi dengan adanya program TMMD yang merangkul seluruh elemen masyarakat,” imbuhnya.

Nilai-nilai luhur seperti kesetaraan, keadilan, kebersamaan, dan kepedulian tercermin nyata dalam setiap tindakan gotong royong, terutama dalam pembukaan jalan baru yang akan memberikan manfaat besar bagi kepentingan bersama.
“Kami sangat berharap semangat gotong royong ini dapat terus membudaya dan menjadi ciri khas masyarakat Lombok Tengah. Melalui TMMD, kita merajut persatuan dan kebersamaan,” tegas Babinsa.

Sebagai bagian dari masyarakat, Serka Lalu Irman berharap kegiatan TMMD ini dapat menjadi momentum penting dalam melestarikan dan menumbuhkan kembali budaya gotong royong yang semakin terkikis. “Budaya gotong royong adalah identitas positif yang memberikan kontribusi besar dalam menciptakan nilai-nilai kebersamaan yang unik bagi masyarakat Lombok Tengah,” pungkasnya.

Penrem