Lombok Timur, NTB – Komandan Korem 162/Wira Bhakti, Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief, S. Sos., mengapresiasi kegiatan penanaman 1.000 bibit mangrove yang diprakarsai oleh Babinsa Desa Tanjung Luar, Serma Mulyadi, bersama masyarakat dan pelajar. Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah Lebangan, Desa Tanjung Luar, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur, pada Kamis (31/07/2025).
Menurut Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief, kegiatan ini adalah wujud nyata sinergitas antara TNI, masyarakat dan seluruh elemen bangsa dalam menjaga kelestarian lingkungan. “Penanaman mangrove ini bukan hanya sekadar menanam pohon, tetapi juga menanam kesadaran kolektif kita tentang pentingnya menjaga ekosistem pesisir,” ujar Danrem.
Kegiatan yang diikuti oleh berbagai pihak, mulai dari pemerintah Desa, Pelajar, Mahasiswa KKN dari UGM, UNRAM, dan UIN, hingga lembaga swadaya masyarakat ini, menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan adalah tanggung jawab bersama. “Saya bangga melihat antusiasme semua pihak yang terlibat. Hal ini membuktikan bahwa semangat gotong royong untuk pelestarian lingkungan kita masih sangat kuat,” tambahnya.
Penanaman 1.000 bibit mangrove ini bertujuan untuk mencegah abrasi, menjaga garis pantai, serta menciptakan habitat alami bagi biota laut. Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief berharap, kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya ekosistem pesisir bagi keberlanjutan hidup, terutama bagi para Nelayan di Tanjung Luar.
“Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut secara berkesinambungan. Dengan lingkungan pesisir yang lestari, kita tidak hanya melindungi alam, tetapi juga memastikan manfaatnya dapat dinikmati oleh anak cucu kita di masa depan,” pungkasnya.
(Penrem162)


