Mataram, NTB – Komandan Korem 162/Wira Bhakti, Brigjen TNI Agus Bhakti, S.I.P., M.I.P., M.Han., bersama Ketua Persit KCK Koorcab Rem 162, Ny. Lisna Agus Bhakti, dengan penuh kehormatan menyambut kedatangan Panglima Kodam IX/Udayana, Mayor Jenderal TNI Muhammad Zamroni, S.I.P., M.Si., dan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD IX/Udayana, Ny. Dessy Muhammad Zamroni, di Markas Korem 162/WB, Pagutan, Kota Mataram, pada Selasa (21/9/2024).
Kunjungan kerja ini menjadi momentum penting bagi Mayjen TNI Muhammad Zamroni, yang baru saja diamanahkan sebagai Panglima Kodam IX/Udayana. Selain memperkenalkan diri, kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan silaturahmi dengan jajaran Korem 162/WB serta memantau kesiapan operasional satuan dalam menjalankan tugas pertahanan wilayah yang strategis di Nusa Tenggara Barat.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan paparan satuan yang disampaikan oleh Brigjen TNI Agus Bhakti di ruang Command Center Korem 162/WB. Dalam paparan tersebut, Danrem menjelaskan secara rinci tugas pokok Korem 162/WB, yang mencakup pembinaan kemampuan, kekuatan, dan gelar kekuatan sebagai bagian dari sistem pertahanan negara. Selain itu, Korem 162/WB juga bertanggung jawab dalam pembinaan teritorial guna memastikan kesiapan pertahanan darat serta menjaga stabilitas keamanan di seluruh wilayah NTB. Paparan ini sekaligus menunjukkan kesiapan Korem 162/WB dalam mendukung tugas Kodam IX/Udayana.
Pangdam IX/Udayana juga memberikan pengarahan langsung kepada seluruh prajurit Korem 162/WB. Sebelum memberikan arahannya, Mayjen TNI Muhammad Zamroni memperkenalkan diri sebagai Panglima Kodam yang baru, menggantikan Mayjen TNI Bambang Trisnohadi.
Selanjutnya, beliau menekankan bahwa profesionalisme dan dedikasi adalah dua hal mendasar yang harus dijunjung tinggi oleh setiap prajurit. Pengabdian tanpa pamrih dan keteguhan dalam menjalankan tugas negara, menurutnya, merupakan pilar kekuatan yang tak tergantikan dalam mempertahankan kedaulatan.
Mayjen TNI Zamroni juga mengingatkan seluruh prajurit tentang pentingnya rasa syukur dalam menjalani kehidupan militer. Menurutnya, rasa syukur bukan hanya bentuk penghargaan atas karunia yang diterima, tetapi juga menjadi pondasi mental yang kuat untuk menghadapi berbagai tantangan. “Dengan mensyukuri apa yang ada, kita akan lebih mudah menjalani tugas-tugas dengan tulus dan penuh keikhlasan,” ujar Pangdam dalam arahannya.
Tidak hanya kepada prajurit, Pangdam IX/Udayana juga memberikan pesan khusus kepada anggota Persit Kartika Chandra Kirana. Beliau menekankan pentingnya dukungan keluarga dalam menunjang keberhasilan tugas prajurit di lapangan. Menurutnya, kehadiran dan dukungan moral dari keluarga, terutama para istri prajurit, merupakan faktor penting yang membantu prajurit dalam melaksanakan tugas negara dengan lebih fokus dan tegar.
Mengakhiri pengarahan, Mayjen TNI Zamroni menekankan pentingnya menjaga integritas pribadi serta terus berdoa dalam setiap langkah yang diambil. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan satuan militer tidak terlepas dari soliditas seluruh anggota. “Keberhasilan Korem adalah kebanggaan kita bersama,” tutup Pangdam, seraya berharap agar semangat kebersamaan, syukur, dan sabar terus menjadi pegangan dalam menghadapi tugas-tugas masa depan.
Kunjungan kerja ini bukan hanya menjadi ajang silaturahmi antara pimpinan dan prajurit, tetapi juga momen strategis untuk menegaskan kesiapan Korem 162/Wira Bhakti dalam melaksanakan tugas-tugas pertahanan wilayah. Dengan nilai-nilai syukur, kesabaran, dan keikhlasan yang terus dijunjung tinggi, Korem 162/Wira Bhakti siap menjaga kedaulatan dan keamanan bangsa di wilayah Nusa Tenggara Barat. (Penrem162)

