SUMBAWA, NTB — Panglima Kodam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto, S.H., M.H., bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah IX/Udayana Ny. Indah Widhianti, didampingi Danrem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief, S.Sos. serta Ketua Persit KCK Koorcabrem 162 Ny. Endang Kadarwati Arief, melaksanakan kunjungan kerja perdana di wilayah Kabupaten Sumbawa, Senin (02/06/25).

Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda resmi Pangdam IX/Udayana usai dilantik pada 8 Mei 2024 lalu, yang bertujuan untuk memperkenalkan diri, mempererat silaturahmi dengan unsur Forkopimda, serta meninjau langsung kondisi satuan dan moril prajurit jajaran Kodam IX/Udayana di lapangan.

Rombongan Pangdam disambut hangat oleh Dandim 1607/Sumbawa Letkol Czi Eko Cahyo Setiawan, S.E., M.Han., bersama istri, serta Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori, Forkopimda Sumbawa, dan perwira jajaran Kodim 1607/Sumbawa. Tradisi pengalungan selendang dan persembahan tari Nguri menjadi penanda penghormatan kultural yang sarat makna dalam menyambut pemimpin TNI di daerah.

Dalam arahannya kepada seluruh prajurit dan Persit, Pangdam menekankan pentingnya menjaga rasa syukur, kesehatan pribadi, dan stabilitas keluarga. Pangdam secara spesifik menyampaikan bahwa perencanaan keuangan, kepemilikan rumah, pendidikan dan gizi anak merupakan pondasi utama kesejahteraan prajurit.

“Prajurit harus memiliki rumah. Penghasilan harus dikelola dengan bijak, dan anak-anak kita harus tumbuh sehat serta mendapat pendidikan terbaik,” tegas Mayjen TNI Piek Budyakto.

Tak hanya itu, Pangdam juga menekankan pentingnya disiplin, semangat juang, dan integritas profesional dalam setiap penugasan. Beliau memberikan motivasi khusus bagi anak-anak prajurit yang bercita-cita menjadi anggota TNI, dengan menyebut bahwa lari 9 keliling dalam 12 menit akan menjadi indikator kuat dalam seleksi penerimaan.

Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi penguat moral sekaligus penanda eratnya sinergi antara pimpinan TNI AD dan unsur pemerintahan daerah. Kehadiran Pangdam di tengah prajurit dan masyarakat menegaskan bahwa Kodam IX/Udayana terus hadir dan berkembang bersama rakyat dalam membangun pertahanan negara dari wilayah. (Penrem162)