Tanjung – Penyaluran Bantuan untuk korban gempa Lombok terus dilakukan baik melalui jalur darat, laut dan udara. Khusus di perbukitan yang sulit dijangkau oleh mobil, bantuan disalurkan dengan menggunakan sepeda motor Trail bahkan di pikul langsung oleh Prajurit TNI.
Hal itu dikatakan oleh Danrem 162/Wira Bhakti selaku Komandan Penanganan Darurat Bencana (PDB) Gempa Lombok Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., SH., M.Han., di Posko PDB bertempat di lapangan Tioq Tata Tunaq Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara, Minggu (12/8/).
Danrem 162/Wira Bhakti mengatakan bahwa di daerah perbukitan masih terdapat warga yang tidak mau turun ke dataran rendah, sehingga dorongan logistik sulit terjangkau. “Untuk mengatasinya, kita menggunakan trail dan bahkan dipikul langsung oleh prajurit TNI. Upaya ini terus menerus kita lakukan sebagai bentuk respon cepat terhadap kesulitan warga”, katanya.
Menurutnya, Posko PDB akan bekerja semaksimal mungkin baik pagi, siang dan malam. “Apapun akan kita usahakan agar semua bantuan yang diterima posko dapat disalurkan secara merata oleh masyarakat korban gempa. Kita berharap masyarakat yang di daerah perbukitan dapat turun ke titik pengungsian yang ditentukan,” ucapnya.
Lebih lanjut Rizal menyampaikan bahwa penyaluran bantuan melalui darat dan udara hingga saat ini telah menjangkau titik-titik tersulit. “Meskipun mekanisme penyaluran bantuan dilakukan dari Posko ke kecamatan, lanjut ke desa dan dusun hingga ke tangan warga, namun tidak menutup kemungkinan ada warga yang tidak mendapatkannya. Untuk itu warga dapat melapor langsung ke Posko PDB, ” pungkasnya.
