Bima, NTB– Dalam upaya menciptakan suasana aman dan damai pasca konflik warga pada saat perayaan tahun baru yang lalu, antara warga Desa Runggu dengan Desa Roka, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, Danramil 1608-04/Woha Lettu Cba Iwan Susanto SH bersama Babinsa, melaksanakan pendekatan kepada kedua belah pihak agar secara sukarela menyerahkan berbagai jenis senjata baik senpi rakitan maupun panah yang digunakan dalam pertikaian antara kedua desa tersebut kepada Koramil 1608-04/Woha, Sabtu (04/01/25).

Kades Roka maupun Kades Runggu juga menyatakan komitmen mereka untuk menjaga kerukunan antar warga dan mendukung upaya-upaya yang dapat memperkuat ikatan sosial di kedua desa. “Kami mengajak semua warga untuk bersama-sama menciptakan suasana yang lebih damai dan saling menghargai,” ujar mereka.

Danramil 1608-04/Woha, Lettu Cba Iwan Susanto, mengapresiasi sikap damai yang ditunjukkan oleh warga kedua desa. “Ini merupakan langkah besar menuju perdamaian. Kami berharap dengan penyerahan ini, situasi di wilayah Kecamatan Belo semakin kondusif dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman tanpa gangguan dan kekerasan,” ujarnya.

Kedepannya, pihak Koramil 1608-04/Woha akan terus melakukan pendekatan teritorial dan meningkatkan kegiatan pembinaan kepada masyarakat agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Dengan langkah-langkah preventif ini, diharapkan keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Bima dapat terus terjaga.

Kabag Ops Polres Bima, AKP Iwan Sugianto, mengungkapkan bahwa pada hari Rabu tanggal 1 Januari 2025 yang lalu, 13 orang diamankan terkait perkelahian antara warga Desa Roka dan Runggu. Mereka terdiri dari enam warga Desa Runggu dan tujuh warga Desa Roka. Belasan orang itu diduga menjadi provokator penyerangan. “Saat ini mereka tengah menjalani pemeriksaan di Polres Bima”, Imbuhnya.

Komandan Kodim 1608/Bima, Letkol Inf Andi Lulianto, S.Kom., M.M mengapresiasi langkah yang diambil oleh warga Desa Runggu dan Warga Desa Roka sekaligus menegaskan bahwa TNI-POLRI akan terus berupaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Bima. “TNI berkomitmen untuk menciptakan situasi yang kondusif sehingga masyarakat dapat hidup dengan tenang dan damai,” tegasnya.

Di kesempatan yang berbeda Komandan Korem 162/WB, Brigjen TNI Agus Bhakti S.I.P., M.I.P., M.Han. mengapresiasi kesadaran warga Desa Runggu dan warga Desa Roka Bima yang telah menyerahkan senjata. “Tindakan ini menunjukkan bahwa masyarakat menginginkan hidup yang aman dan tentram,” ujar Brigjen TNI Agus Bhakti

“Tindakan ini merupakan contoh nyata dari semangat persatuan dan kesatuan bangsa. Dengan menyerahkan senjata, warga telah memberikan kontribusi besar dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah ini,” tegas Danrem.

Jajaran Korem 162/Wira Bhakti berkomitmen untuk terus menjalin sinergi dengan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Semoga peristiwa ini menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk hidup rukun dan damai. (Penrem162)