Mataram, NTB — Komandan Korem 162/Wira Bhakti, Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief, S.Sos., menghadiri vicon nasional yang dipimpin langsung oleh Kapolri dan Panglima TNI, dalam rangka memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat pada malam takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, Minggu (30/03/25).
Kegiatan ini berlangsung di Pos Pengamanan Lombok Epicentrum Mall, Jl. Sriwijaya, Kota Mataram, mulai pukul 20.00 hingga 22.50 WITA. Hadir pula Gubernur NTB, Kapolda NTB, Kabinda NTB, Danlanal Mataram, Danlanud ZAM, Sekda NTB, unsur Forkopimda, serta pejabat TNI-Polri lainnya.
Dalam vicon tersebut, Kapolri dan Panglima TNI memberikan pengarahan terkait evaluasi pelaksanaan Operasi Ketupat 2025 dan kesiapan menghadapi puncak arus balik Lebaran. Berbagai laporan dari wilayah-wilayah di Indonesia menunjukkan bahwa malam takbiran berlangsung aman dan kondusif.
Menanggapi hal tersebut, Danrem 162/WB menyampaikan komitmen penuh jajaran Korem 162/WB dalam mendukung upaya menjaga stabilitas wilayah, terutama pada momen strategis seperti Hari Raya Idul Fitri.
“Kita memahami bahwa perayaan hari besar keagamaan menjadi momen penting bagi masyarakat. Karena itu, Korem 162/Wira Bhakti bersama jajaran akan terus bersinergi dengan Polda NTB dan seluruh stakeholder dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat,” ujar Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief.
Dalam vicon tersebut, Kapolda NTB juga menyampaikan bahwa NTB termasuk wilayah yang cukup kondusif, meskipun perayaan Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi umat Hindu berlangsung dalam waktu yang berdekatan. Hal ini menjadi bukti kuatnya kerukunan antarumat beragama di NTB yang terus terpelihara.
Sebanyak 35 pos pengamanan telah disiapkan, dengan dukungan personel gabungan dari TNI, Polri dan instansi terkait. Tidak ada kejadian menonjol yang tercatat selama malam takbiran di wilayah hukum Polda NTB.
Kapolri juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh jajaran menghadapi arus balik Lebaran yang diprediksi berlangsung antara 5–7 April 2025. Selain itu, perlu diantisipasi pula pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di beberapa daerah.
Menutup kegiatan vicon, Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief menegaskan bahwa TNI akan terus berada di garis depan bersama Polri dalam memastikan situasi tetap aman dan terkendali.
“Kami juga akan mengantisipasi secara aktif segala potensi kerawanan, termasuk dinamika arus balik dan agenda nasional lainnya.” Ujarnya. (Penrem162)


