Pagi tadi, Kodim 1608/Bima menggelar sosialisasi pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba (P4GN) dan tes urine terhadap 210 orang Prajurit dan PNS di Aula Makodim 1608/Bima, Jumat (1/5).

Acara yang dilaksanakan setelah Upacara peringatan hari lahir Pancasila tersebut dihadiri Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Bima yang diwakili Khoirul, dr. Akbar dari RSUD Kabupaten Bima dan para Perwira Kodim 1608/Bima.

Dandim 1608/Bima yang diwakili Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 1608/Bima Mayor Inf I Ketut Sudiasa menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran tim dari BNN maupun Dinas kesehatan Kabupaten Bima pada acara sosialisasi tentang P4GN.

Ditambahkannya, selain sosialisasi tentang bahaya Narkoba juga akan dilaksanakan tes urine kepada seluruh peserta sosialisasi yang hadir. “Setelah melaksanakan urine nanti kita juga akan diberikan penambahan ilmu dan wawasan dari dr. Akbar tentang Bahaya Narkoba dan Virus HIV”, sambungnya.

Sudiasa berharap kegiatan seperti ini dapat meminimalisir ruang dan gerak peredaran Narkoba dikalangan Prajurit dan PNS karena memang kita ketahui sanksi bagi pengguna Narkoba dilingkungan Prajurit TNI tidak ada ampun.

Sedangkan perwakilan BNN dalam sambutannya menyampaikan maksud kehadirannya di Makodim. “Pagi ini kami hadir di Makodim atas undangan untuk memberikan sosialisasi tentang bahya Narkoba kepada warga Kodim Bima”, kata Khoirul yang mewakili kepala BNN Bima.

Dilanjutkannya, kita ketahui bersama bahwa penguna Narkoba yang ada di Wilayah Bima sudah semakin mengkhawatirkan dilihat dari jumlah kasus yang ada. Namun demikian tambahnya, kami sangat senang dengan kegiatan-kegiatan sosialisasi seperti ini dengan harapan dapat mengurangi para pengguna maupun peredaraan Narkoba di wilayah Bima.

Setelah dilakukan tes urine kepada 210 Prajurit dan PNS Kodim 1608/Bima dengan hasil negatif, kegiatan dilanjutkan dengan paparan dan penjelasan tentang bahaya Narkoba dan Virus HIV dari dr. Akbar dengan penuh antusias diikuti para peserta sosialisasi.