Bima, NTB – Sinergi antara TNI dan masyarakat kembali diwujudkan melalui pendampingan pertanian yang dilakukan Babinsa Koramil 1608-07/Monta di Desa Baralau dan Desa Sakuru. Kegiatan yang dilakukan Serka Sahlan bersama tiga anggota Babinsa lainnya ini menjadi langkah nyata untuk mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat sektor pertanian lokal, Jumat (10/1/2025).

Para Babinsa terjun langsung ke sawah di So La Konca 1, Desa Baralau, dan So OO, Desa Sakuru, membantu petani dalam proses penanaman padi. Tak hanya memberikan pendampingan teknis, kehadiran mereka juga menjadi sumber motivasi bagi para petani, termasuk anggota Kelompok Tani So Konca yang dipimpin oleh Bapak Syarifuddin. Para petani dan ibu-ibu tani setempat, menyambut baik kolaborasi ini.

Gotong Royong untuk Ketahanan Pangan

Kegiatan ini mencerminkan semangat gotong royong yang tinggi. Serka Sahlan salah satu menegaskan pentingnya kolaborasi ini untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat. “Kami berkomitmen penuh mendampingi para petani dalam mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan,” ujarnya.

Hasilnya, suasana kebersamaan yang tercipta di sawah menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat dapat memberikan dampak positif, baik secara langsung pada produktivitas pertanian maupun pada kekuatan sosial masyarakat.

Dukungan penuh dari Pimpinan

Dandim 1608/Bima, Letkol Inf Andi Lulianto, S.Kom., M.M., memberikan apresiasi tinggi kepada Para Babinsa Koramil 1608-07/Monta. “Ini bukan sekadar pendampingan teknis. Kegiatan ini penting untuk mendukung sektor pertanian, tulang punggung perekonomian daerah, sekaligus berkontribusi pada ketahanan pangan nasional,” ungkapnya.

Komandan Korem 162/Wira Bhakti, Brigjen TNI Agus Bhakti, S.I.P., M.I.P., M.Han., juga menyampaikan hal serupa. Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah petani tidak hanya mendukung teknis, tetapi juga menjadi pendorong semangat bagi para petani untuk terus berinovasi. “Kegiatan ini sejalan dengan visi pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Sinergi seperti ini adalah langkah strategis yang harus terus dilanjutkan,” tegas Danrem.

Misi Berkelanjutan untuk Ketahanan Pangan

Pendampingan pertanian oleh Babinsa adalah bentuk nyata sinergitas antara TNI dan masyarakat. Selain membantu petani secara langsung, langkah ini menjadi bukti bahwa TNI hadir untuk mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian yang menjadi fondasi ekonomi daerah.

Dengan semangat gotong royong dan pendampingan berkelanjutan, harapannya ketahanan pangan di Kabupaten Bima dan wilayah lainnya tetap terjaga. Upaya seperti ini menjadi pengingat bahwa ketika TNI dan masyarakat bersatu, tantangan sebesar apa pun bisa diatasi bersama. (Penrem162)