Seperti kita ketahui bersama bahwa maraknya aksi-aksi terorisme yang belakangan ini terjadi diberbagai wilayah di dunia sangat meresahkan masyarakat. Hal ini tentu menjadi perhatian kita bersama, terutama kerjasama dan peran aparat keamanan dan pemerintah. Mengingat aksi terorisme tidak hanya memberi pengaruh buruk terhadap masyarakat. Kerugian tidak hanya mengancam stabilitas pertahanan keamanan negara juga banyak orang yang tidak berdosa menjadi korban. Saat ini dengan munculnya aliran garis keras dan kelompok radikal seperti salah satunya kelompok ISIS yang keberadaannya sangat meresahkan masyarakat, oleh sebab itu perlu kerjasama seluruh elemen masyarakat untuk dapat mencegah pengaruh ISIS masuk ke Indonesia khususnya kewilayah NTB. Dalam rangka mengantisipasi hal tersebut BNPT bersama TNI-Polri menggelar latihan gabungan kesiapsiagaan dan penanganan krisis terhadap ancaman terorisme yang bertempat di Mako Yonif 742/SWY pada tanggal 30 Juli 2015. Dalam acara tersebut hadir Sekda Prov. NTB, Kapolda NTB, Danrem 162/WB, Deputi II BNPT, Kasubdit Kesiapsiagaan BNPT, Danlanal Mataram, Danlanud Rembiga, Para Dandim se-Pulau Lombok, Para Kasi Korem 162/WB, Danyonif 742/SWY dan Dan/Ka/Pa Satdisjan Korem 162/WB serta para peserta latihan TNI dan Polri se Garnizun Mataram. Seperti apa yang disampaikan oleh Danrem 162/WB Kolonel Czi Lalu Rudy Irham Srigede, S.T.,M.Si. dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan latihan yang digelar pada hari ini, sangat tepat jika dihadapkan dengan perkembangan situasi kedepan menjelang pelaksanaan Pemilukada yang akan dilaksanakan secara serentak diwilayah NTB, untuk mengantisipasi pemanfaatan situasi dan kondisi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, sebagai aparat Komando Kewilayahan kita bisa menjadikan kegiatan ini untuk lebih meningkatkan eksistensi guna mewujudkan situasi yang kondusif. Untuk itu saya berharap kepada seluruh peserta agar melaksanakan kegiatan ini dengan sungguh-sungguh sehingga tujuan dan sasaran dari pelaksanaan kegiatan latihan yang kita laksanakan ini dapat tercapai dengan baik. Danrem 162/WB juga berharap kegiatan latihan gabungan TNI-Polri seperti ini, kedepan dapan dilaksanakan kembali sehingga soliditas TNI-Polri dalam menjaga keamanan untuk menciptakan kondusifitas wilayah dapat terus dipelihara dan ditingkatkan.